Tahun kedua, 2027–2028, diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran, produktivitas dosen, prestasi mahasiswa, dan kapasitas tenaga kependidikan. Fakultas juga menargetkan pembentukan kelompok riset unggulan untuk memperkuat kegiatan penelitian.
Memasuki tahun ketiga, 2028–2029, pengembangan difokuskan pada ekspansi inovasi dan kolaborasi. Salah satu agenda yang direncanakan ialah memperkuat Pusat Unggulan Inovasi Kefarmasian Biodiversitas Wallacea, terutama untuk penelitian bahan baku obat, produk berbasis bahan alam, teknologi penghantaran obat, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat kepulauan.
Adapun tahun keempat, 2029–2030, menjadi tahap evaluasi keberlanjutan dan dampak program. Keberhasilan rencana pengembangan akan dilihat melalui capaian akreditasi, kualitas lulusan, rekognisi akademik, pemanfaatan inovasi oleh masyarakat, serta kerja sama yang menghasilkan keluaran nyata.
Akreditasi Internasional dan Riset Bahan Alam Pesisir
Fakultas Farmasi UHO saat ini memiliki tiga program studi dengan akreditasi unggul tingkat nasional. Capaian tersebut dirintis pada masa kepemimpinan Prof. Ruslin dan akan dipertahankan melalui penguatan sistem penjaminan mutu.
