Adryan juga menargetkan salah satu atau seluruh program studi tersebut dapat meraih akreditasi internasional dari lembaga independen luar negeri. Upaya ini diarahkan untuk memperluas pengakuan terhadap mutu pendidikan dan memperkuat jejaring akademik fakultas.

Di bidang penelitian, ia ingin mengembangkan potensi bahan alam Sulawesi Tenggara, khususnya sumber daya pesisir dan kemaritiman. Riset tersebut diselaraskan dengan visi UHO dalam pemberdayaan wilayah pesisir.

Melalui kolaborasi dengan Fakultas Perikanan, termasuk pemanfaatan fasilitas kapal dan kegiatan penyelaman melalui kerja sama dengan Bintang Samudera, tim peneliti mengambil sampel spons laut dan biota pesisir di Kepulauan Saponda, Toronipa, dan Soropia. Sampel tersebut diteliti untuk mengetahui kandungan antioksidannya.

Ke depan, Adryan merencanakan pembentukan pusat riset khusus bahan alam pesisir Sulawesi Tenggara. Pusat tersebut diharapkan menjadi wadah pengembangan penelitian yang memanfaatkan biodiversitas lokal untuk menghasilkan inovasi kefarmasian.

Dalam pengembangan kerja sama internasional, Adryan memiliki latar belakang pendidikan doktor dari Austria dan tercatat sebagai satu-satunya dosen Fakultas Farmasi UHO yang menempuh pendidikan doktor di luar negeri.