Komitmen memajukan marwah akademik ini juga dibuktikannya dengan sukses mengukuhkan 30 Guru Besar sejak Agustus lalu, disertai rencana penyediaan forum diskusi kelembagaan khusus agar pemikiran strategis para profesor tidak mandek di ruang komunikasi informal seperti WhatsApp.
Akselerasi mutu akademik ini juga ditopang oleh modernisasi infrastruktur yang masif dan terukur. Dr. Herman mengimbau agar pembangunan fasilitas mahasiswa tidak dilihat secara parsial melainkan sebagai satu kesatuan yang bertahap.
"Saat ini sudah ada 36 kelas kuliah yang dibagi per fakultas dan telah dilengkapi dengan pengadaan papan tulis pintar (smartboard) serta kursi baru. Fasilitas penunjang untuk Gedung Kuliah Umum (GKU) yang kini menaungi tiga fakultas juga sedang dalam proses instalasi. Semua ini adalah sarana pendukung utama proses pembelajaran," jelasnya.
Pembenahan internal tersebut diimbangi dengan penguatan jejaring eksternal. Sejak dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR III), Dr. Herman bergerak cepat menghubungi tokoh alumni seperti Prof. Andi Bahrun dan Pak Mahasen untuk memastikan keaktifan kelembagaan Ikatan Alumni (IKA) UHO.
Baca Juga: Pemaparan Visi Misi Bakal Calon Rektor UHO Kendari: Prof. Ida Usman Perkenalkan Tagline UHO IMPACT
