"Bawaslu tidak akan bisa mengawasi semuanya, kita harus melibatkan masyarakat dan seluruh komponen, tentu ini butuh komitmen dari kita semua," tegasnya
Tak hanya itu, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) juga pintu masuk yang digunakan kekuasaan untuk mempengaruhi suasana politik dan berjalannya pemilu yang berintegritas.
Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Bahas Percepatan Penurunan Stunting saat Rakerda
Dampaknya bisa menyebabkan pelayanan publik tidak maksimal, tentu mesti ada upaya yang ketat untuk pengawasan dan berkaitan dengan kerawanan pada aspek politik identitas dan politisasi sara, diperlukan kerja sama semua pihak untuk bergerak bersama mendorong politik santun dan bermartabat.
Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu, Bahari memgatakan, untuk meningkatkan partisipasi pemilu dan menyukseskan Pemilu 2024, pentingnya kolaborasi terkait partisipatif pemilu untuk peningkatan demokrasi di Sulawesi Tenggara.
