JAKARTA, TELISIK.ID - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja, mewanti-wanti seluruh jajarannya untuk meningkatkan pengawasan selama tahapan Pemilu 2024, terutama pada masa tenang atau tiga hari jelang hari pemungutan suara.
Bagja tak menampik potensi terjadinya politik uang (money politic) tetap terbuka selama tahapan Pemilu. Dia secara khusus menyoroti politik uang yang marak terjadi saat masa tenang.
“Jadi setelah masa tenang setelah jam 12:00 (malam) menuju jam 06:00 pagi, itu ada pergerakan (politik uang) juga biasanya,” ungkap Bagja di sela Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu Tahun 2024 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (26/11/2023).
Mengantisipasi terjadinya politik uang ini, Bagja mengatakan tetap bekerja sama dengan kepolisian yang tergabung di dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Di dalam Sentra Gakkumdu juga melibatkan pihak kejaksaan.
