"Kami juga bingung, setelah dicek ternyata berkas belum lengkap," kata Rahman, Senin (10/10/2022).
Dari 579 honorer, hanya 200 orang yang berkasnya lengkap diinput. Sedangkan, sisanya 379 orang berkasnya belum lengkap.
"Parahnya yang berkasnya lengkap dan telah terinput, adalah honorer yang baru mengabdi satu tahun, sedangkan pengabdi yang sudah 15 hingga 17 tahun tidak terkafer," bebernya.
Mereka pun meminta jaminan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar bisa terdata.
"Kami minta juga agar bendahara diganti," teriak Satpol PP lainnya.
