Saat MS memarahinya, AUO menyikut wajah ayahnya hingga korban tersungkur ke tanah. Tak hanya itu, AUO mengambil benda tumpul yang ada di dekat lokasi kejadian.

Ia memukulkan benda tersebut ke bagian belakang kepala ayahnya hingga korban tewas. Dengan tenang, AUO kemudian menyeret tubuh ayahnya ke tepi Jalan Raya Darmo Permai II.

Tujuannya adalah agar kejadian itu tampak seperti kecelakaan lalu lintas biasa. AUO segera pulang dan memberi kabar kepada keluarga bahwa ayahnya mengalami kecelakaan.

Keluarga yang tak curiga segera menuju lokasi dan menemukan jasad MS telah dievakuasi.

Jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk proses autopsi lebih lanjut. Namun hasil autopsi menunjukkan luka parah di bagian belakang kepala akibat benda tumpul.