Polisi yang mendalami penyelidikan mulai mencurigai bahwa kematian MS tidak alami. Tim Jatanras Polrestabes Surabaya bersama Polsek Sukomanunggal segera melakukan penyelidikan intensif, pada Sabtu (5/4/2025).
Pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara mengarah kepada sosok AUO. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil menangkap AUO di Surabaya. AUO tak berkutik saat polisi menunjukkan bukti-bukti keterlibatannya dalam pembunuhan tersebut.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto, mengungkap motif dari pembunuhan itu. Ia mengatakan bahwa AUO diduga melakukan perbuatan tersebut karena sakit hati dan kesal.
“Motif karena sakit hati atau kesal,” jelas AKBP Aris saat dikonfirmasi wartawan.
Kasus ini langsung menjadi perhatian masyarakat, terutama karena pelaku adalah anak korban. Banyak warga sekitar yang tak menyangka bahwa AUO tega membunuh ayah kandungnya sendiri.
