Perubahan model bisnis ini diperkirakan berhubungan dengan kondisi industri penerbangan global. Saat ini, ketersediaan pesawat masih terbatas akibat dampak pandemi Covid-19 yang terjadi lima tahun lalu.

Dua produsen besar dunia, Airbus dan Boeing, masih dalam tahap pemulihan, sehingga permintaan terhadap penyewaan pesawat mengalami peningkatan.

Baca Juga: Unik: Perumahan di AS Bisa Parkir Pesawat Depan Rumah

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa keputusan BBN Airlines untuk berhenti melayani penerbangan komersial domestik merupakan bagian dari strategi perusahaan. Ia menyebut bahwa maskapai tersebut kini hanya menyewakan pesawatnya kepada maskapai lain yang membutuhkan tambahan armada.

"Kalau mereka sepertinya tidak begitu siap atau merubah bisnisnya yang tadinya penyelenggara menjadi hanya menyewakan pesawat mereka kepada Sriwijaya," ujar Dudy dalam jumpa pers di Jakarta, seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (8/3/2025).