Baca Juga: Rapat Kabinet Perdana di IKN, Jokowi Sebut Kucuran Dana Investor di Luar APBN Rp 56 Triliun
Dalam upaya ini, Bea Cukai memfasilitasi pengiriman peralatan teknologi tinggi yang akan digunakan dalam pembangunan pusat pemerintahan baru di Indonesia. Kebijakan ini diambil melalui surat keputusan layanan impor sementara yang memungkinkan perangkat-perangkat tersebut masuk tanpa dikenakan bea masuk dan pajak.
Sejak tiga bulan terakhir, Bea Cukai Balikpapan telah aktif dalam memfasilitasi proses impor ini. Melalui Pelabuhan Semayang di Balikpapan, berbagai perangkat canggih berhasil diimpor dengan proses customs clearance yang efisien dan lancar.
Salah satu perangkat utama yang diimpor adalah Autonomous Rail Rapid Transit (ART) atau kereta tanpa rel, yang tiba di Balikpapan pada awal Agustus 2024. Kendaraan ini diimpor dari Cina dan akan diuji coba di IKN sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi gas rumah kaca dan menghemat energi.
Kereta tanpa rel ini menggunakan baterai dan dipandu oleh marka jalan serta magnet, menjadikannya inovasi transportasi yang ramah lingkungan. Dalam proses impornya, ART menggunakan layanan impor sementara ATA CARNET, yang memberikan fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak, asalkan barang tersebut diekspor kembali dalam jangka waktu maksimal satu tahun.
