Faisal mengatakan, angin puting beliung adalah satu bencana hidrometeorologi yang diakibatkan oleh parameter-parameter meteorologi seperti curah hujan, kelembaban, temperatur dan angin.

Pemicu angin puting beliung, kata Faizal adalah awan cumulonimbus (Cb). Diketahui, awan Cb adalah sebuah awan vertikal menjulang yang sangat tinggi, padat, dan terlibat dalam badai petir dan cuaca dingin lainnya.

Kepada masyarakat dihimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi terjadinya puting beliung akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi hingga 27 November 2020. (B)

Reporter: Musdar

Editor: Haerani Hambali