Mengajukan Andika Perkasa dari kalangan mantan militer pada dasarnya adalah hal umum di Jawa Tengah karena sudah pernah diisi oleh kalangan dari militer sebanyak 7 orang. Hanya saja yang sekarang ini agak berbeda karena mantan Panglima TNI.

Setelah Reformasi seorang Purnawiran TNI artinya kembali menjadi sipil. Hanya saja dalam pertarungan di Pilkada secara gengsi Andika Perkasa sebagai mantan Panglima TNI dapat dikatakan “menurunkan kualitas dirinya.”

Sedangkan di Jawa Timur yang sedikit diluar dugaan adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDIP ternyata tidak berkoalisi. Kedua partai itu mengajukan pasangannya masing-masing untuk melawan Khofifah-Emil yang diusung oleh KIM Plus. PDIP tidak mengejutkan karena yang diusung adalah Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta menjadi cagub dan cawagub Pilkada Jawa Timur 2024 yang diusung tiga partai yakni PDI-P, Partai Hanura, dan Partai Ummat.

Sedangkan pasangan terakhir adalah, Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim menjadi bakal cagub-cawagub Pilkada Jawa Timur 2024 yang hanya diusung PKB.

Sementara itu, untuk daerah Sumatra Utara pertarungannya sudah diprediksi antara Bobby Nasution dan Edy Rahmadi.