Untuk meningkatkan peluang kehamilan, penting untuk menghitung masa subur dengan akurat. Dr. Atika menekankan pentingnya mengetahui kapan masa haid dimulai, karena ovulasi terjadi sekitar 12-14 hari sebelum haid dimulai.
Selama masa ovulasi, sel telur yang dilepaskan dapat bertahan di tuba falopi selama 12-24 jam, menunggu pembuahan oleh sperma. Meskipun beberapa posisi seks, seperti misionaris dan woman on top, diklaim dapat meningkatkan peluang hamil, pasangan tidak harus terpaku pada posisi tertentu.
Baca Juga: Simak Bahaya Anak Terlalu Sering Terpapar Asap Rokok
Selain itu, mitos tentang menelan sperma dan kehamilan perlu dibantah. Fakta bahwa kehamilan hanya terjadi ketika sperma bertemu dengan sel telur wanita menegaskan pentingnya penetrasi penis ke vagina selama berhubungan seks.
Penggunaan kontrasepsi dalam bentuk apa pun dapat menghambat upaya pasangan untuk hamil. Oleh karena itu, pasangan yang berusaha memiliki anak sebaiknya menghindari penggunaan metode kontrasepsi.
