KENDARI, TELISIK.ID - Hari raya Idul Adha akan datang sebentar lagi. Salah satu momen yang paling menghidupkan suasana Lebaran Kurban adalah takbiran dan sahutan-sahutan takbir sejak malam sebelum hari raya.
Dilansir dari Liputan6.com, menurut penjelasan dari Syekh Abu Abdillah Muhammad ibn Qasim as-Syafi’i di dalam kitabnya berjudul Fathul Qarib al-Mujib, bahwa takbir di hari raya id itu ada dua macam, yakni takbir mursal dan takbir muqayyad.
Keduanya ada perbedaan pengertian dan waktu pelaksanaan. Takbir mursal adalah takbir yang waktunya tidak mengacu pada waktu salat atau tidak harus dibaca oleh seseorang setiap usai menjalankan ibadah salat, baik fardu maupun sunnah.
Takbir mursal ini sunah dilakukan setiap waktu, dimana pun dan dalam keadaan apa pun. Baik laki-laki maupun perempuan sama-sama dianjurkan melantunkan takbir, baik saat di rumah, bepergian, di jalan, masjid, pasar, dan seterusnya.
Baca Juga: Niat dan Bacaan Salat Idul Adha Lengkap
