Dalam situasi yang berat, Luqman menunjukkan empati yang besar terhadap Salsa. Ia tidak ingin menghakimi dan memilih untuk mendukung istrinya.
Luqman percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Ia pun ingin membuktikan bahwa pernikahan mereka bukan sekadar keputusan emosional, tetapi didasari oleh keyakinan kuat.
"Saya tidak melihat kesalahan Salsa sebagai sesuatu yang harus dihukum. Ini adalah ujian yang bisa kita hadapi bersama," kata Luqman.
Baginya, pernikahan bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang membangun masa depan. Ia yakin Salsa bisa menjadi pasangan yang baik dan membantunya menjalani kehidupan yang lebih baik.
Pernikahan Penuh Makna
