Kendati demikian, ia mengaku bakal merampungkan seluruh keterlambatan tersebut sesuai waktu yang diberikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di masa adendum.
Baca Juga: Ribuan Rumah di Buteng Diusulkan untuk Dibedah
Baca Juga: 24 Pegawai Positif COVID-19 Satu Meninggal, Pemkot Makassar Lockdown
Sebab beban pekerjaan saat ini berbeda dengan pembangunan awalnya m, yang didahului dengan proses pematangan lahan agar pembangunan dilakukan.
"Kalau bangunannya sudah rampung semua. Hanya selasarnya memang belum rampung. Apalagi tiang cornya sudah berdiri. Paling lama satu atau dua minggu sudah selesai. Tapi yang lebihnya informasi itu ada sama konsultan perencana dan tim teknis lapangan saya. Saya ini hanya menerima laporan dari mereka," jelasnya.
