Hati-hati membilas Miss V bila buang air di toilet umum. Usahakan menggunakan air keran ketimbang air yang sudah ditampung sebelumnya. Ini dilakukan untuk mewaspadai kemungkinan-kemungkinan kebersihan dari air yang sudah ditampung tersebut.

Tren membersihkan area kewanitaan dengan tisu basah sebaiknya tidak perlu dilakukan, mengingat biasanya tisu basah diberi pewangi yang tetap bisa juga mengganggu keseimbangan organ kewanitaan.

Selain dari cara membersihkan, aturan lain yang perlu diperhatikan dalam merawat Miss V dengan tepat adalah tidak menggunakan celana dalam yang terlalu ketat. Penggunaan celana dalam yang terlalu ketat dapat membuat Miss V dalam kondisi terlalu lembap dan membuat lecet di bagian selangkangan.

Sebenarnya, kalau kamu mengalami gangguan awal seperti gatal-gatal, keputihan, atau cairan berlebih pada Miss V. Cobalah untuk tidak terlalu reaktif dengan segera menggunakan produk pembersih atau daun sirih. Berikan kesempatan untuk bakteri baik pada organ genital untuk melakukan fungsinya dengan membersihkan Miss V secara alami.

Tidur malam tanpa celana dalam juga salah satu cara memberikan ruang kepada Miss untuk “bernapas”. Miss V yang selalu dalam kondisi tertutup akan membuatnya menjadi sangat lembap, sehingga menimbulkan keputihan, bau tak sedap, sampai terganggu keseimbangannya. (C)