Menurut Ketua Rukun Keluarga Moronene ini, rapat Sipap ini adalah saat yang tepat untuk menyatukan pandangan maupun pemahaman terkait perumusan kebijakan dalam hal pengawasan perdagangan antar pulau di Sultra.

Baca juga: Ponpes Al Ihsan Baron Kendari Dikunjungi Syekh Muhammad Jaber, Ini Pesannya

Baca juga: Pemprov Sultra Gelar Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi

“Laju perekonomian di Sulawesi Tenggara mengalami pertumbuhan sebesar 3,72 persen dari sisi pengeluaran, sedangkan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa sebesar 43,65 persen,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Hj. Sitti Saleha, jika dilihat dari sisi produksi, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sangat memberikan kontribusi paling dominan di Sultra, yakni sebesar 24,42 persen, sedangkan dari sisi pengeluaran kontribusi paling dominan terjadi pada komponen ekspor barang dan jasa, yakni sebesar 54,48 persen.