Tidak hanya itu, ia melanjutkan, demi menjaga Kota Kendari tidak kumuh maka mau tidak mau petugas kebersihan mengangkut sampah masyarakat selama 365 hari per tahun. Artinya, mereka tidak punya waktu libur.

"Mereka sama sekali tak punya hari libur, dan bahkan saat Lebaran sekalipun petugas kita tetap bertugas. Tinggal mereka atur waktunya," lanjutnya.

Selain itu, pembagian tugas pun terus dilakukan perubahan. Dimana yang dulunya satu armada mengangkut sampah di sepanjang jalan dengan jarak satu kilo, namun dengan jarak yang sama kini dibagi dua.

Hal tersebut dilakukan agar para petugas pengangkut sampah yang ada tidak terlalu kewalahan dalam mengangkut sampah yang kian banyak.

"Setiap tahun volume sampah meningkat, makanya saat ini ada lagi area kerja petugas yang akan kami potong, karena volume sampah di area tersebut semakin meningkat. Artinya, satu lokasi yang dulunya hanya satu, kini ada dua tim petugas," pungkasnya.