KENDARI, TELISIK.ID - Salah satu ciri utama ibu dari anak-anak yang pintar, termasuk pintar secara kognitif hingga akhir usia kanak-kanak, dapat dilihat sejak masa kehamilan.
Para ahli mengungkapkan bahwa hasil penelitian terhadap 1.075 anak pada tahun 1996 hingga 2010, yang dipublikasikan dalam jurnal Intelligence, menunjukkan bahwa anak-anak cerdas ternyata memiliki ibu yang suportif, yaitu selalu memberikan dukungan yang signifikan.
Melansir CNBC Indonesia, Selasa (25/6/2024) secara rinci, dukungan ibu memiliki hubungan positif dengan kecerdasan anak-anak, terutama kemampuan kognitif secara umum. Kemampuan kognitif tersebut dinilai berdasarkan kemampuan mengucapkan dan memahami kosakata, gerak tubuh, serta perkembangan mental.
Anak yang memiliki ibu dengan sikap suportif cenderung memiliki skor kecerdasan umum yang lebih tinggi. Hubungan ini tetap signifikan meskipun telah dihubungkan dengan faktor-faktor lain, seperti kecerdasan ibu.
Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan ibu memiliki pengaruh besar pada kecerdasan anak sejak awal kehidupan. Meskipun demikian, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa efek ini cenderung hilang pada masa dewasa, sehingga sebagian besar perbedaan kecerdasan pada orang dewasa disebabkan oleh faktor genetika.
