JAKARTA, TELISIK.ID - Rimming, praktik kontroversial yang melibatkan stimulasi pada bagian anus dengan mulut, masih menjadi perdebatan di kalangan masyarakat.
Meskipun beberapa orang merasakan sensasi berbeda dalam hubungan seksual melalui rimming, aktivitas ini ternyata memiliki dampak kesehatan yang signifikan.
Aktivitas ini sering disebut juga dengan analingus atau rim job, di mana seseorang menggunakan bibir, lidah, atau mulut untuk memberikan rangsangan pada anus pasangan, menciptakan kenikmatan seksual.
Namun, rimming tidak selalu membawa dampak positif. Bagi sebagian orang, aktivitas ini dapat menjadi hal yang tidak nyaman atau bahkan menimbulkan ketakutan akan infeksi.
Dalam konteks kesehatan, rimming memiliki risiko yang tinggi untuk menyebarkan berbagai penyakit menular seksual dan masalah kesehatan lainnya.
