Setelah duduk, hal pertama yang harus dilakukan adalah menghamparkan serbet yang biasanya tersedia di atas meja, ke atas paha. Serbet atau napkin tersebut hanya bisa digunakan untuk menyeka makanan yang tertinggal dibibir, tidak untuk dimainkan atau menyeka keringat.

Ketika mulai mengambil alat makan, posisi lengan atas harus rapat dan tidak boleh terbuka, dengan kata lain siku kita tidak boleh mengembang, harus tetap rapat dengan samping tubuh.

Adapun etika saat menyuap makanan dari piring, dalam table manner tidak diperkenankan mulut untuk menghampiri makanan, harus sebaliknya. Sehingga posisi mulut tetap tegak dengan alat makan yang menghampiri mulut.

Restoran yang mempunyai konsep formal, bisanya menghidangkan makanan dengan tiga bagian bergilir. Yaitu makanan appetizer atau makanan pembuka, yang berupa makanan ringan seperti roti, main course sebagai makanan berat yang menjadi menu utama dan terakhir adalah dessert yang berasa manis sebagai makanan penutup.

Dalam table manner sangat dilarang untuk meniup makanan kuah yang panas seperti sup, solusinya kita bisa mengaduk-aduk makanan tersebut sambil menyendoknya dari dalam keluar, kemudian mendinginkan makanan tersebut di bibir piring.