Baca juga: Tanya Gaji dan Upah, Karyawan PDAM Busel Malah Dipecat
Terkait dengan persoalan gaji dan upah kerja, ia mengaku, bila seluruh gaji tersebut diserahkan sama Datsin untuk kemudian dibagikan ke pada teman karyawannya. Bahkan pada saat pembagian itu, dirinya sempat mendengar kabar miring soal pembagian tersebut. Namun sebagai pemimpin, dirinya hanya diam seolah tak mengetahui persoalan itu.
Saat disinggung soal gaji dan upah yang konon hingga kini belum terbayarkan, Tamrin membatah itu. Kata dia, semua gaji dan upah karyawan hingga tahun ini telah ia bayarkan semua.
"Kecuali berkaitan dengan honor tahun 2018 itu terkait pekerjaan di Kantor Brimob. Saat itu BPKP mempertanyakan kenapa gaji ini dobol-dobol. Pada kegiatan itu kan memang investasi. Apalagi kita dikejar waktu karena mau diresmikan itu kantor," bebernya.
"Kita ini kan mau cari pelanggan untuk keperluan investasi. Kalau sudah ada pelanggan jadi siapa lagi yang mau pasang kalau bukan karyawan PDAM. Kalau tahun sesudahnya sampai 2020 ini aman semua. Dalam artian kita sudah bayarkan semua," tutupnya.
