- Alat vital dan bagian badan belakang terbakar.
- Bagian dada sampai pusar dibelah dan sudah dijahit (sepertinya diautopsi, padahal keluarga sudah menyatakan menolak dibelah (autopsi)"
Ia menuturkan, semua bukti telah dilakukan dokumentasi foto dan video oleh Tim Pengacara yang dipimpin oleh Aziz Yanuar SH.MH.
"Insyaaallah akan secepatnya dilakukan jumpa pers Tim Pengacara untuk mengungkap fakta kasus penembakan 6 orang laskar FPI," ujarnya.
Yasir menambahkan, senjata api dan samurai semuanya bukan sama sekali milik korban dan itu senjata api diduga milik aparat sendiri, terungkap bukti-bukti yang Alhamdulillah telah didapat atas pertolongan Allah. (C)
