Perusahaan ini pertama kali mulai mencari sukarelawan manusia pada tahun lalu. Pengumuman Neuralink menyebutkan bahwa mereka sedang mencari seseorang di AS yang berusia di atas 18 tahun dan hidup dengan disabilitas.

“Produk @Neuralink pertama disebut Telepati,” Musk memposting di X bulan lalu, tak lama setelah ia mengumumkan pasien manusia pertama dari perusahaan tersebut, seperti dilansir dari Republika.co.id.

Meskipun pasien manusia pertama Neuralink menerima transplantasi bulan lalu, perusahaan tersebut telah dikritik karena pengujian hewan yang kontroversial di masa lalu.

Baca Juga: Berkat AI, NASA Klaim Bisa Umumkan Kiamat 30 Menit Sebelum Terjadi

Musk sebelumnya membantah melakukan uji coba pada monyet sehat. Namun, seorang mantan karyawan Neuralink merinci kondisi brutal yang dialami beberapa monyet selama pengujian dalam laporan Wired tahun lalu.