Menanggapi hal itu, Gustian Riau angkat bicara dan membantah keterlibatannya. Ia menyatakan video yang beredar bukan dirinya dan menyebut rekaman tersebut sebagai hasil rekayasa teknologi.
“Itu semuanya hasil AI terkait video yang beredar,” ujar Gustian Riau saat dimintai keterangan, sebagaimana dikutip dari Tribunnews, Rabu (31/12/2026).
Meski bantahan telah disampaikan, Pemerintah Kota Batam memastikan tidak tinggal diam. Pemkot menyatakan telah memulai proses internal untuk menelusuri dugaan tersebut melalui mekanisme kepegawaian yang berlaku. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kejelasan dan menjaga akuntabilitas institusi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan.
