Begitu juga dengan proses seminar dampak lingkungan, kata dia, itu sudah dilakukan. Hanya saja ada sedikit keterlambatan, mengingat bencana COVID-19 yang tiba-tiba mengharuskan beberapa daerah melakukan lockdown.

"Jadi dalam dokumen lingkungan yang dikantongi saat ini adalah. Namun proses seminarnya agak terlambat karena pandemi ini. Apalagi tim penyusunnya dari Semarang, Jawa Timur. Jadi kami juga meminta agar seluruh pihak memahami dengan kondisi ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Busel, Untung mengaku tak mengetahui persis perkembangan dokumen tersebut. Pasalnya, urusan itu sepenuhnya ia serahkan kepada sekretaris dinasnya (Sekdin).

"Saya coba koordinasi dengan Sekdin sejauh mana perkembangan dokumen ini ya," beber Untung saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum lama ini.

Baca juga: Ratusan Rumah di Aceh Terendam Akibat Sungai Meluap