Saat dikonfirmasi kembali, asisten KASN, Kukuh belum menjawab pesan WA wartawan ini. Begitu juga dengan Ketua KASN, Prof Agus Pamusinto. Padahal pesan yang dikirim telah sampai dan terbaca.

"Ini sangat aneh. Sebab Pak Kukuh sudah berkata di media bahwa Senin kemarin sudah dijawab. Sebab katanya, surat itu tinggal ditandatangani ketua. Kenapa bisa sampai Jumat (18/3/2022) surat itu belum dijawab," kata pelapor, La Ode Budi kepada Telisik.id.

Ia berharap agar KASN jujur dan terbuka kepada publik terkait dengan dugaan kecurangan seleksi Sekda Busel. Sebab pembangunan daerah tidak terlepas dari peran Sekda.

Baca Juga: Cerita LM Muharram, Calon Sekda Busel yang Gugur Karena Dugaan Intrik

"Bila sejak proses seleksi sudah sudah curang, bagaimana ketika dalam menjalankan tugas?," duga La Ode Budi.