"Hal ini dikarenakan kelembaban udara cukup rendah sehingga potensi terjadinya hujan berkurang," jelasnya.

Berkurangnya hujan pada esok hari, disebabkan aktivitas konvektif skala lokal masih cukup kuat.

Kondisi ini disebabkan oleh massa udara basah lapisan rendah dan indeks labilitas sedang skala lokal terkonsentrasi di wilayah Sulawesi Tenggara bagian utara termasuk Kota Kendari.

Kemudian, anomali positif suhu permukaan laut terjadi di sekitar wilayah Perairan Sulawesi Tenggara dan Teluk Bone. (B)

Reporter: Ahmad Sadar