600 siswa akan belajar tatap muka dari hari Senin hingga Rabu, kemudian Kamis hingga Sabtu belajar dari rumah.
Begitu juga sebaliknya, 600 siswa lainnya, hari Senin sampai Rabu belajar dari rumah dan hari Kamis sampai Sabtu belajar tatap muka di sekolah. Rencananya proses belajar mengajar akan dimulai pukul 07.15 Wita dan selesai pukul 11.30 Wita.
"Sebenarnya kami sudah buat roster pagi dan siang, ternyata ada guru yang belajar pagi dan siang. Maka kami ganti untuk menjaga kesehatan guru, sehingga hanya dilakukan pagi hari," ungkapnya.
Di SMPN 9 Kendari terdapat 33 rombongan belajar rencananya setiap rombongan belajar akan diisi 20 siswa.
Terkait tes antigen yang diwajibkan pada para guru, dari 73 guru dan tata usaha di SMPN 9 Kendari 71 diantaranya sudah dinyatakan negatif, sedangkan dua orang lainnya sedang sakit dan akan menyusul tes antigen bersama lima guru honorer lainnya.
