KAAN dirancang sebagai pesawat tempur multiperan yang memiliki kemampuan siluman. Jet ini ditujukan untuk menjalankan misi superioritas udara serta serangan presisi terhadap sasaran darat.
KAAN juga dikembangkan untuk menggantikan jet tempur F-16 di lingkungan Angkatan Udara Turki.
Menurut situs Army Recognition, KAAN memiliki sejumlah fitur modern seperti desain siluman, kemampuan supercruise, fusi sensor, dan kemampuan operasi berbasis jaringan.
Fitur-fitur ini memungkinkan KAAN untuk beroperasi di wilayah udara yang sangat diperebutkan dengan risiko deteksi yang rendah.
Uji coba darat jet tempur KAAN dimulai pada Maret 2023. Uji terbang pertama dilakukan pada Februari 2024. Pada pertengahan 2025, satu prototipe KAAN telah berhasil diterbangkan, sementara prototipe kedua sedang dalam proses perakitan untuk diuji coba pada tahun yang sama.
