Tanah tersebut disewa dari orang Yahudi dengan sistem bagi hasil. Para penyewa tanah dapat tinggal dan mengelola tanah tersebut, serta berbagi hasil keuntungan dengan Nabi Muhammad. Konsep bagi hasil ini dikenal dengan istilah mudharabah dalam Islam.
Baca Juga: Clara Shinta Baca Kalimat Syahadat Usai Berdoa Kepada Tuhan Agama Sebelumnya
Namun, ada satu hal penting yang selalu diingat oleh Nabi Muhammad dalam berinvestasi, yaitu bersedekah. Islam mengajarkan bahwa dalam harta kekayaan manusia terdapat hak orang lain. Oleh karena itu, Nabi Muhammad selalu menyisihkan sebagian dari hartanya untuk bersedekah kepada mereka yang membutuhkan.
Rasulullah dikenal sebagai sosok yang sering bersedekah, baik dalam bentuk uang, pakaian, maupun makanan. Ia tidak menyimpan harta kekayaannya hanya untuk diri sendiri, tetapi selalu berbagi dengan orang lain.
Nabi Muhammad percaya bahwa dengan membantu orang lain, kita akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa, baik di dunia maupun di akhirat. (C)
