KENDARI, TELISIK.ID - Memasuki 10 malam terakhir bulan Ramadan, umat muslim dapat melaksanakan ibadah itikaf atau berdiam diri di masjid agar bisa meraih malam Lailatul Qadar atau malam seribu bulan.
Dilansir dari Medcom.id, itikaf ibadah sunnah (mustahab). Hal tersebut merujuk pada sabda Rasulullah SAW:
“Sungguh saya beritikaf di sepuluh hari awal Ramadan untuk mencari malam kemuliaan (lailat al-qadr), kemudian saya beritikaf di sepuluh hari pertengahan Ramadan, kemudian Jibril mendatangiku dan memberitakan bahwa malam kemuliaan terdapat di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Barangsiapa yang ingin beritikaf, hendaklah dia beritikaf (untuk mencari malam tersebut). Maka para sahabat pun beritikaf bersama beliau” (HR. Muslim).
Dalam hadis di atas, umat muslim diberikan pilihan oleh Rasulullah SAW untuk melaksanakan itikaf. Sikap tersebut merupakan indikasi itikaf melihat pada asalnya tidak wajib. Namun, status sunnah ini dapat menjadi wajib apabila seorang bernadzar untuk beritikaf.
Niat Itikaf di Masjid
