“Tapi jelas tetap kita melihat situasi dulu, kalau wabahnya meningkat dan intruksi harus belajar di rumah, maka tetap KBM nya dengan online lagi,” tambah Muchdar.
Namun, jika keputusan KBM tatap muka Kemendikbud RI telah final, Dikmudora Kota Kendari sudah menyiapkan skema KBM dengan menerapkan Protap pencegahan COVID-19.
“Sekolah menyiapkan cuci tangan, wajib menggunakan masker dan menerapkan Protap COVID-19 lainya,” jelasnya.
KBM tatap muka sebelumnya pada pertengahan Maret diberhentikan dan digantikan dengan KBM sistem online oleh Pemerintah Kota Kendari karena situasi pandemi.
Reporter: Musdar
