KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah korban penipuan oleh travel haji dan umroh Smarthajj mendatangi Ditreskrimsus Polda Sultra, Selasa (22/7/2025), untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasus yang sudah meteka laporkan kepada penyidik.

Salah satu korban, AK, mengatakan telah menyetor sejumlah uang pendaftaran umroh kepada manajemen travel Smarthajj untuk diberangkatkan ke Mekkah dan Madinah yang rencananya akan dilaksanakan pada 8 April 2025. Namun, rencana tersebut tiba-tiba dibatalkan tanpa alasan yang jelas.

"Pertama katanya Februari (2025), terus ditunda dengan alasan apa gitu. Terus April. Pas April ditunda lagi. Waktu itu ada dua opsi kami diberikan, pertama refund, pengembalian dana full. Kedua, penundaan keberangkatan. Dan kami memilih untuk refund. Dijanji 30 April akan dikembalikan full tanpa potongan. Tapi sampai sekarang, sepeserpun tidak ada," kata AK.

Baca Juga: Baru 2 Bulan Dibeli Motor Honda CRF Mahasiswa di Kendari Digasak Maling, Pelaku Terekam CCTV

Para korban pun berupaya menghubungi menajemen travel Smarthajj, namun tidak mendapat tanggapan.