KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Anggota Komisi I DPRD Kolaka Utara, Muhammad Zafaat Nur murka kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kolaka Utara.

Perasaan kesal atas kinerja instansi yang mengurusi data honorer PPPK paruh waktu ini, disampaikan Zafaat saat menerima aspirasi 16 honorer tenaga kesehatan (Nakes) yang tidak tercover pada seleksi tahap dua PPPK paruh waktu di gedung DPRD, Jumat (12/9/2025).

Politisi Partai NasDem tersebut bahkan meminta Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM bertanggungjawab atas tidak tercovernya dalam seleksi tahap dua belasan honorer Nakes yang telah bekerja sejak tahun 2022 di Rumah Sakit Djafar Harun Lasusua .

"Ini tanggung jawab BKPSDM. Mereka itu bekerja bukan mengurusi persoalan lembaran kertas. Mana tau mereka tentang administrasi, di kepala para Nakes ini tiap hari bagaimana menyelamatkan nyawa dan itu tidak ternilai dengan lembaran kertas," tegasnya, Senin (15/9/2025).

Faat berharap, Plt Kepala BKPSDM dan Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Djafar Harun memberikan solusi atau formula atas persoalan yang dialami belasan Nakes ini. Mereka tidak boleh diabaikan.