Nelayan lain, Kalamuddin berharap Pemda pekah melihat kondisi nelayan yang saat ini alat tangkap mereka rusak diterjang ombak.
"Kami berharap perhatian dari pemerintah untuk membantu kami, baik mesin atau peralatan kami yang telah rusak," ucapnya.
Ia juga meminta pemerintah kembali memperbaiki tambat labu agar layak dan aman untuk digunakan nelayan.
"Tempat tambat labuh yang dibuatkan oleh Pemkab saat ini tidak sesuai dengan kesepakatan dan tidak aman untuk perahu nelayan contohnya kejadian tadi malam," urainya.
Untuk diketahui, sebelumnya, nelayan tradisional yang berdomisili di Desa Lametuna menjadikan muara sungai Lametuna sebagai tambat labu mereka.
