KENDARI, TELISIK.ID – Kelangkaan minyak goreng yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, tidak terkecuali di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) belum juga berakhir.

Hal itu membuat masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga (IRT) harus putar otak menghadapi kelangkaan dan lonjakan harga minyak yang begitu tinggi.

Seperti yang dilakukan oleh seorang IRT di Korumba, Kecamatan Mandonga, Wa Ode Hariatin yang mau tidak mau mengurangi konsumsi makanan yang harus menggunakan minyak, Rabu (9/3/2022).

"Harus putar otak, apa lagi anak-anak tidak suka makanan yang itu-itu saja," ucapnya

Bahkan ia menyampaikan, jika anak-anaknya sempat protes, karena saat ini dirinya lebih sering membuat makanan yang tidak harus menggunakan minyak, seperti pisang rebus, ubi rebus dan ikan juga hanya dimasak.