Ia berpesan agar para IRT tidak galau dengan urusan minyak goreng, karena kata dia, Sultra kaya akan Sumber Daya Alam (SDA).

"Kalau misalkan tidak bisa lepas dari minyak goreng, daerah kita ini banyak sekali minyak goreng yang ada di pasar. Hanya kadang ada itu ibu-ibu lebih suka yang ada kemasan," katanya.

Padahal, menurutnya jika di lihat dari segi kesehatan, lebih sehat minyak goreng yang diproduksi sendiri.

"Dilihat dari warna, lebih jernih, dan lebih muda. Sedangkan minyak goreng dalam kemasan memiliki warna lebih cerah, atau orange. Semakin orange, tingkat pemanasan nya itu semakin tinggi dan itu kurang baik untuk kesehatan," ujarnya.

Lanjut kata dia, dalam menghadirkan menu sehat untuk keluarga tidak mesti digoreng. Misalnya, aneka varian sayur yang isinya diganti setiap hari.