MUNA, TELISIK.ID - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) merupakan pemilik kursi terbanyak di DPRD Muna. Partai besutan Oesman Sapta Odang (OSO) itu mampu menempatkan lima kadernya di legislatif.  

Di Pilkada Muna, Hanura telah menjatuhkan pilihan untuk mengusung pasangan Syarifuddin Udu-La Ode Abdul Hasid Pedansa. Namun sayang, dukungan Hanura belum cukup untuk melenggang menuju pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 4-6 September mendatang. Butuh tambahan satu kursi lagi.

Kini, partai yang tersisa tinggal PAN. PAN sendiri tetap bertahan mengusung mantan Bupati Muna, LM Baharuddin, kendati posisinya di parlemen hanya satu kursi.

Muhamad Najib Husein, Pengamat Politik Sultra menerangkan, bila Hanura tak mampu mendapatkan koalisi, maka di Pilkada Muna, hanya bisa jadi pendukung. Namun, masih ada opsi yang bisa terjadi. Adalah SU-Hasid harus mampu menyakinkan PAN dengan melibatkan Baharuddin. Lalu, pasangan harus berubah menjadi Baharuddin-SU.  

"Kalau itu tidak dilakukan, maka head to head antara Rusman dan Rajiun terjadi. Posisi Hanura hanya bisa jadi pendukung," kata Najib.