KENDARI, TELISIK.ID - Sudah setahun lebih masyarakat Sulawesi Tenggara berjibaku melakukan perlawanan terhadap wabah, rela kehilangan, menahan sabar, mengeratkan solidaritas, mengedepankan protokol kesehatan.
Semua itu dilakukan guna untuk melawan ganasnya COVID-19. Meskipun apa yang telah dilakukan selama ini belum berjalan semestinya, namun upaya-upaya tersebut telah begitu menguras energi, emosi, bahkan pikiran kita selama berbulan-bulan lamanya.
Dan tidak seorang pun yang tahu, sampai kapan kondisi ini selesai dan kembali normal.
Seperti yang dikatakan oleh Mantan Plt Kadis Kesehatan Sulawesi Tenggara, Dokter H Muhammad Ridwan, M.Si. Menurutnya, sepanjang masih ada aturan kesehatan yang dilanggar, jika kita sendiri tidak sadar dan patuh bagaimana seharusnya berbuat untuk menjaga diri sendiri, wabah ini akan sulit untuk terhenti.
Baca juga: 216 Warga Sultra Meninggal Karena COVID-19
