“Kami mendesak Bawaslu Sultra untuk segera menginvestigasi keterlibatan kepala desa dalam politik praktis yang bertentangan dengan peraturan pemilihan umum. Kami juga meminta Bawaslu untuk membentuk tim khusus guna menyelidiki penerimaan uang oleh kepala desa dari calon gubernur yang digunakan untuk mengumpulkan data masyarakat,” tegas Ilham.

Demonstrasi yang dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Sultra ini berlangsung damai, dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Para demonstran membawa spanduk dan poster yang menuntut agar pelaku money politik segera diproses secara hukum.

Selain menyoroti dugaan pelanggaran ini, Ilham juga menyerukan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh iming-iming materi dari calon gubernur manapun.

"Masyarakat harus memilih pemimpin berdasarkan kapabilitas dan integritas, bukan karena uang yang diberikan dalam bentuk apapun," ujarnya.