Pada kesempatan sama, Presiden BEM UNESA, Badrus mengimbau kepada seluruh mahasiswa di Surabaya untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Kota Pahlawan.

"Dengan merefleksikan peringatan Hari Pahlawan 10 November dengan gerakan moral dan intelektual," terangnya.

Sementara, Presiden BEM UWK Surabaya, Eko Pratama menegaskan bahwa BEM Surabaya tidak akan terlibat aksi-aksi anarkis yang akan mencederai gerakan-gerakan moral dan intelektual serta mengganggu kondusifitas Kota Pahlawan ini.

"Kami tidak akan terlibat aksi-aksi yang mengarah pada anarkis, apalagi mengganggu kondusifitas Kota Surabaya," tutupnya. (A)

Foto: Try Wahyudi ari setyawan