Kepala Dinas PUPR Kolaka Utara, Mukramin menuturkan, Bendungan Ranteangin telah masuk prioritas pembangunan tahun 2024 mendatang. Sejak bendungan itu rusak, pihaknya telah mengintervensi menggunakan dana APBD.
"Kami buat saluran irigasi sederhana untuk mengairi persawahan masyarakat yang ada di Kecamatan Ranteangin sehingga pasokan air tetap terjaga dan masyarakat tetap bersawah," jelasnya.
Baca Juga: Progres Rehabilitasi Bendungan Laanofoo Muna Barat Sesuai Target
Terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Nusbah mengatakan, pengairan atau irigasi sawah ini sangat penting untuk meningkatkan produksi sektor pertanian khususnya produksi padi di wilayah Kecamatan Ranteangin.
Rusaknya bendungan, tidak mempengaruhi animo petani untuk tetap bersawah. Hal ini disebabkan pasokan air melalui irigasi buatan Dinas PUPR Kolaka Utara, masih maksimal.
