Bendungan Pelosika juga diproyeksikan menjadi bendungan terbesar di Sultra. Selain mendukung ketahanan pangan dan air, infrastruktur ini dirancang untuk mengurangi risiko banjir serta membuka peluang pemanfaatan energi.
Pembangunan Bendungan Pelosika masih berada pada tahap pemrograman dan disiapkan untuk memasuki proses lelang. Masa pelaksanaan proyek direncanakan berlangsung pada 2026 hingga 2030.
Bendungan ini dirancang memiliki kapasitas tampungan total 1,117 miliar meter kubik. Dari jumlah tersebut, tampungan efektifnya mencapai 808 juta meter kubik.
Melansir Liputan6, luas genangan direncanakan mencapai 5.451,56 hektare, sedangkan daerah tangkapan airnya seluas 2.780,93 kilometer persegi.
Untuk sektor pertanian, bendungan tersebut diproyeksikan mendukung layanan irigasi seluas 20.458 hektare. Cakupan itu terdiri atas 12.678 hektare daerah irigasi fungsional dan 7.780 hektare daerah irigasi potensial.
