Ketersediaan air irigasi diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman dari 220 persen menjadi 300 persen. Dengan peningkatan tersebut, lahan pertanian yang sebelumnya ditanami dua kali dalam setahun berpotensi ditanami hingga tiga kali.
Selain mengairi lahan pertanian, Bendungan Pelosika dirancang menyediakan air baku sebesar 750 liter per detik untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Konawe.
Air dari bendungan nantinya dapat diolah melalui instalasi pengolahan air (IPA), sebelum disalurkan melalui jaringan perpipaan. Sistem tersebut diperkirakan mampu menjangkau sekitar 540.000 jiwa.
Manfaat lainnya berkaitan dengan pengendalian banjir. Bendungan ini dirancang untuk mengurangi luas wilayah terdampak banjir dari 19.330 hektare menjadi 6.301 hektare.
Cakupan pengendalian banjir tersebut meliputi 10 kecamatan di Konawe, yakni Asinua, Abuki, Lambuya, Uepai, Unaaha, Konawe, Anggaberi, Wawotobi, Wonggeduku, dan Pondidaha.
