BOMBANA, TELISIK.ID - Sebagai bengkel pembentukan akhlak untuk anak-anak yang masih rentan dengan pengaruh lingkungan, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Bombana perketat pembinaan siswa anti kekerasan baik fisik maupun psikis.
Kepala Sekolah MTsN 1 Bombana, Asyraf Nurdin mengungkapkan bahwa setiap kesempatan, baik formal maupun tidak formal di lingkungan sekolah, pihaknya terus mengantisipasi benih-benih yang dapat memicu gangguan fisik maupun mental siswa.
Dalam pantauan Telisik.id, saat memasuki halaman sekolah, pandangan mata langsung disuguhkan dengan spanduk sosialisasi bahaya tindakan bullying.
Menurut Asyraf, bullying merupakan salah satu tindakan tercela karena dapat merugikan pihak korban yang memicu konflik baik antar siswa, guru maupun terhadap orang tua siswa. Olehnya itu, Stop Bullying harus dipahami oleh seluruh pihak di sekolah binaannya utamanya siswa.
"Bullying inikan saya melihatnya adalah tindakan tercela, jadi kami dewan guru terus bangun kesadaran siswa untuk hindari perlakuan-perlakukan yang bisa merugikan siswa karena dampaknya sangat besar," ujar Asyraf Nurdin kepada Telisik.id saat ditemui Senin 21/3/2022).
