Bahkan hubungan antara VOC dan Buton cukup harmonis karena keduanya sama-sama memiliki kepentingan perdagangan.

Meski demikian, VOC lambat laun dianggap mencoba menjajah Buton, mereka juga mulai merasa congkak dan memperlakukan masyarakat Buton dengan semena-mena dalam berdagang.

Atas laporan itu, Buton mulai melakukan perlawanan. Dimana Raja Kesultanan Buton, Himayatuddin melakukan perlawanan dengan cara membiarkan kapal VOC dirampas oleh perompak kapal.

Baca juga: Bocah SD Ini Bantu Ibunya Berjualan di Lampu Merah Demi Sekolah

Peristiwa tersebut terjadi pada 17 September 1750.