Kursi yang digunakan merupakan kursi plastik, namun terbatas milik pribadi atau yayasan sehingga sebagian siswa duduk lesehan.

Menurut seorang guru sekolah, Yesni banyak sekali fasilitas sekolah yang kurang di sekolahnya, seperti buku-buku, gambar-gambar, perpustakaan, lemari siswa, taman bermain.

"Juga minimnya fasilitas kebersihan tempat sampah tertutup, ruangan kelas yang terbatas karena hanya satu ruangan dan menjadi satu dengan ruang guru," beber Yesni, Jumat (3/11/2023).

Kondisi tersebut menurutnya kurang nyaman dan mengganggu proses pembelajaran siswa, belum lagi jika musim hujan, air masuk di sekolah tersebut. Namun, meskipun memiliki keterbatasan sarana dan prasarana, pihak sekolah tetap memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Baca Juga: TARGET Disiapkan Dinkes Konawe Selatan Atasi Penyakit Menular dan Berbahaya