Selama ini pihak sekolah hanya mengharap dana pribadi yayasan, Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), belum sepenuhnya mengakomodir kebutuhan sarana dan prasarana PAUD, jadi tidak semua kebutuhan sekolah dapat terealisasi, mengingat pembangunan selama ini dilakukan bertahap menggunakan dana yayasan, tanpa bantuan dari dinas terkait maupun donatur.
"Kita hanya berharap dari BOP, namun dari BOP juga tidak seberapa, adapun mekanisme prosedur dari BOP disesuaikan berdasarkan kapasitas jumlah siswa disekolah, misal per tahun kita menampung 30 siswa, berarti BOP disesuaikan berdasarkan jumlah siswa tersebu," ujar guru lainnya, Roni.
Pihak sekolah ingin perluasan pembangunan gedung dan fasilitas yang berguna bagi anak didik, sehingga harapannya pemerintah dapat memberikan perhatian buat sekolah itu, mengingat sekolah masih sangat kurang dari sarana dan prasarananya. (B)
Penulis: Evy Septiana Warsito
Editor: Kardin
